Minggu, 04 Oktober 2015

Pengenalan Teknologi Internet dan New Media (Tugas 1)

Sejarah Internet
    Pada tahun 1969 untuk keperluan militer, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) memalui projek bernama ARPA mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Dimana mereka mendemonstrasikan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.
     Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah. Secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
      Pada tahun awal tahun 1900-an internet mulai masuk di Indonesia, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.

Konsep New Media
    Sebelum masuk ke dalam konsepnya, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa sih new media itu? New Media, terdiri dari 2 kata yaitu New dan Media. New yang berarti Baru dan Media yang berarti Perantara. Jadi New Media merupakan sarana perantara yang baru.
Dalam arti yang luas New Media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. 
Jadi berdasarkan definisinya, pada dasarnya konsep New Media itu membahas sebuah alat yang digunakan sebagai perantara baru / teknologi canggih terkini.

Internet
   Internet (interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").
    Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL. 
     Contoh-contoh penggunaan internet: Social Media (Line, BBM, Whatsapp, Path, Twitter, Facebook, Snapchat, dll), Searching melalui web browser dengan menggunakkan Search Engine (Google, Yahoo, Wikipedia, dll).
 
Pengguna Internet
    Pada zaman yang sudah cukup canggih ini semua orang dapat dengan mudah mengakses internet, menggunakan media apapun misalnya pc, laptop sampai handphone yang paling fleksibel dibawa kemana-mana. Lokasi pengaksesannya pun tidak diterbatas, kita bisa mengaksesnya dimana pun. tidak harus selalu memiliki kuota internet (untuk handphone) atau pun membawa modem / wifi sendiri karena banyak tempat makan hingga ke minimarket yang menyediakan fasilitas free-wifi. Jadi untuk zaman yang sudah cukup canggih ini siapapun dapat mengakses internet, tidak dibatasi usia.

Penerapan New Media
    Manfaat New Media : Dalam kehidupan sehari-hari new media sangat sering dimanfaatkan, misalnya untuk mahasiswi seperti saya digunakan untuk membantu mencari tugas-tugas di internet (bidang pendidikan), digunakan untuk mencari lowongan pekerjaan melalu iklan-iklan di internet, dapat mengetahui berbagai informasi tentang dunia kesehatan untuk pengobatan dll (bidang kesehatan), mempermudah melakukan transaksi jual-beli seperti online shop misalnya.

Komponen New Media : Pada new media ada beberapa komponen seperti pembuat, penyalur dan pemakai

- Pembuat merupakan orang yang menciptakan wadah atau sarana new media itu sendiri komponen ini berperan sebagai pencipta atau pembentuk new media.
- Penyalur adalah sebuah perantara yang menghantarkan sarana media atau bisa disebut media yang berfungsi mengahantarkan pemakai untuk memakai sarana itu sendiri.

- Pemakai adalah orang yang berperan sebagai konsumen sebuah sarana media atau new media yang berfungsi untuk memakai new media.

Pandang New Media : Menurut saya kemunculan new media di abad ke-20 ini sudah memiliki peran yang sangat penting sebut saja sebagai "jantung" kita dalam dunia internet, sebab hampir semua lapisan masyarakat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk media sosial.

Aplikasi New Media:
1. Jejaring Sosial: Dalam bidang jejaring sosial dapat kita temukan banyak sekali kegunaan atau peran new media contoh peimplementasiannya seperti facebook,twitter dan lain-lain
2.Sarana hiburan: Dalam bidang ini pengimplementasian new media sangat nyata contohnya seperti Youtube yang digunakan untuk melihat,mengupload atau bahkan mendownload sebuah video di internet.
3. Sarana Informasi (berita): Dalam bidang ini new media diimplementasikan sebagai media informasi untuk melihat berita contoh nya detikcom,kompas.com dan lainnya.
4. Sarana Jual beli: Dalam bidang ini new media diimplementasikan sebagai media jual beli untuk pembeli dan penjual seperti Berniaga.com,Toko Bagus.com dan lain-lain.

Digital Television
    Digital Television atau Televisi digital (DTV) adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyalgambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebutmodem. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.
     Sedikit membahas tentang TV analog, Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan frekuensi dari sinyal. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (National Television System Comittee), PAL, dan, SECAM

Dari pengertian keduanya antara TV Digital dan TV Analog, disisi lain terdapat perbedaan mendasar dikeduanya, yaitu :
  • Perbedaan yang paling mendasar antara sistem penyiaran televisi analog dan digital terletak pada penerimaan gambar lewat pemancar. Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang akan ditimbulkan akan melemah dan penerimaan gambar dari stasiun menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan pada sistem digital, kebalikan dari analog. Siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
  • Pada sistem transmisi pancarannya, kebanyakan TV di Indonesia masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekuensi Carrier, Sedangkan pada sistem digital, data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.
 
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet 
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet

Minggu, 21 Juni 2015

Cita-cita = Harapan

"Cita-citaku mau jadi ..." sering denger kalimat kayak gitu? pasti lah ya, anak kecil sering banget cerita soal cita-citanya, saya sendiri juga mungkin dulu begitu.

Cita-cita
Setiap orang tentunya punya cita-cita sendiri. Cita-cita itu adalah harapan mau jadi apa sih kita nantinya.

Saya yakin setiap orang pasti punya cita-cita, termasuk saya.
Sedikit curhat masalah cita-cita, dulu zaman saya TK kalo ditanya "Elita kalo udah gede mau jadi apa?" saya langsung jawab dengan yakin "mau jadi dokter" tapi seiring bertambahnya usia ternyata kita jadi labil soal cita-cita. Pas SD saya mulai punya ketertarikan sama profesi lain yaitu pembawa berita tv atau reporternya, tapi masih tetep pengen banget jadi dokter waktu itu, lama-lama saya pikir "ah kok kebanyakan anak kecil kalo ditanya mau jadi apa pada jawab mau jadi dokter atau gak suster, jadi bosen" mulai dari situ sekitar waktu SMP saya mulai ngelupain cita-cita saya jadi dokter karna terlalu mainstream dan saya mulai mikir kalo pendidikan dokter itu juga cukup lama. Pembawa berita juga udah mulai dikesampingkan entah kenapa. Karna saya waktu SMP akhir-akhir itu kayak belom ada cita-cita yang dipengenin banget makanya pas masuk SMA saya jadi pasrah aja mau dimasukin IPA atau IPS, saya mikirnya kalo di IPA lebih enak soalnya bisa milih jurusan kuliah apa aja nanti tapi saya gak berpikir jurusan apa yang bakalan saya ambil pas kuliah, ketika udah masuk di IPA saya baru sadar sepertinya salah masuk soalnya semua jurusan yang mau saya ambil pas kuliah adanya di IPS semua. Tetapi karna udah terlanjur 'kecemplung' di IPA jadi saya pikir yaudah gak papa lanjutkan saja. Singkat cerita akhirnya saya mencoba mencari jurusan IPA yang saya minati, bidang yang saya tertarik di IPA hanya bidang komputer sepertinya dan akhirnya saya menemukan jurusan yang sepertinya tepat yaitu jurusan Teknik Informatika yang sekarang sedang saya pelajari di perkuliahan.

Berdasarkan ilmu budaya dasar terdapat bahasan tentang manusia dan harapan. Cita-cita itu sama dengan harapan kita. Jadi setiap manusia kalo punya cita-cita pasti memiliki harapan cita-cita itu akan tercapai nantinya. Seperti saya sekarang untuk kedepannya saya bercita-cita menjadi googlers alias karyawan di google, saya juga punya cita-cita terpendam sebetulnya yaitu news anchor (pembaca berita tv) atau reporter. Semoga apapun cita-cita kita semua bisa terwujud. AMIN.

Apapun boleh kita jadikan sebagai cita-cita / harapan kita untuk ke depannya, tinggal usaha kita dan kehendak tuhan yang menyatakan dapat atau tidaknya cita-cita itu tercapai. Karna tanpa ada harapan manusia tidak akan hidup.

Gelisah Nunggu Waktu Buka

Kebetulan banget postingan tugas IBD saya ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, jadi sebelumnya saya mau mengucapkan
Marhaban Yaa Ramadhan bagi seluruh umat muslim, semoga puasa tahun ini diberikan kelancaran dan berkah dari Allah SWT amiiin
Puasa Ramadhan merupakan suatu kewajiban setiap muslim, karena puasa Ramadhan masuk ke dalam rukun islam yang ke-3.

Waktu puasa berbeda-beda disetiap negaranya, di Indonesia sendiri puasa Ramadhan berlangsung selama 12 jam setiap harinya.
Bagi yang baru pertama mencoba belajar puasa pasti akan sulit jika langsung full seharian berpuasa, maka dari itu biasanya anak-anak / orang yang baru belajar berpuasa dilatih sedikit demi sedikit mulai dari setengah hari-sambung lagi puasanya, begitu seterusnya sampai akhirnya bisa full seharian puasa.

Sesuai judul postingan saya ini "Gelisah Nunggu Waktu Buka" saya mau ngebahas soal kegelisahan kita nunggu waktu buka. Dalam Ilmu Budaya Dasar juga terdapat bahasan tentang Manusia dan Kegelisahan.
Gelisah itu apa sih? Gelisah menurut KBBI yaitu perasaan tidak tentram atau selalu merasa khawatir.
Berarti gelisah nunggu waktu buka itu adalah perasaan khawatir kita atau perasaan harap-harap cemas kita pas lagi nungguin waktu buka. Biasanya kita liat jam nih sambil bilang "Berapa jam lagi ya adzan Maghribnya?" gitu terus padahal waktu bukanya masih lama, semakin diliatin terus jamnya justru malah akan terasa lebih lama sebetulnya. Yang kayak gitu gak cuma anak kecil sih orang dewasa juga gitu (saya sendiri juga suka kayak gitu kadang-kadang hehe), manusiawi kan kalo manusia itu emang punya nafsu salah satunya ya itu tadi buat makan sama minum, biasanya lewat tengah hari sekitar jam 12 siang lebih itu udah mulai berasa tuh, sebut saja itu jam-jam kritis. Tapi justru keimanan kita di uji pada saat-saat seperti itu.

Gelisah nunggu waktu buka sebenarnya bisa diatasi, bisa dengan ngabuburit jalan kemana gitu, atau kalo mau dirumah aja ya cari hiburan misalnya nonton tv, main games, kalo saya pribadi gadget sama internet itu pas banget buat ngelupain jam jadi gak berasa puasanya tau-tau udah mau maghrib haha.
Mungkin bagi yang masih merasa sering gelisah pas nungguin buka bisa nyoba hal-hal yang saya bilang diatas, udah terlalu mainstream sih caranya tapi semoga aja ngebantu nyari inspirasi baru buat ngilangin rasa gelisah pas nungguin buka.


Penelantaran Anak

Belum lama ini kita mendengar kasus penelantaran anak oleh orang tuanya sendiri. Di ketahui sang ayah UP (45) adalah seorang dosen di salah satu Universitas dan istrinya NS (42).
Ironisnya UP dikenal sebagai dosen yang baik di Universitas tempatnya mengajar dan menjadi salah satu dosen favorit mahasiswanya.

UP dan istrinya NS digelandang ke Mapolda Metro Jaya setelah diduga menelantarkan 5 anak di rumahnya di kawasan Citra Gran Cibubur, Jawa Barat. Kasus itu terkuak setelah bocah DA hidup luntang lantung di sekitar kompleks selama sebulan. Dan juga pasutri itu kedapatan sering menggunakan sabu di depan anak-anak mereka.

UP menceritakan bahwa anak laki-laki satu-satunya, DA (8), dirawat oleh ibunya hingga berumur lima tahun. Setelah lima tahun dirawat, DA dikembalikan ke rumahnya di Perumahan Citra Gran Cibubur, Bekasi, Jawa Barat. UP sendiri baru tinggal di sana dengan keluarganya selama kurang lebih satu tahun.

Menurut UP, karena tidak dirawat sejak kecil, maka tidak ada ikatan batin antara dia dengan DA. Ada pun UP dan istrinya memutuskan agar DA dititipkan ke ibu UP atau eyangnya, karena kelahiran DA tidak direncanakan.

"Istri saya ini kan lahiran caesar terus, yang cowok ini kebablasan, jadinya lahir lagi. Ya sudah kita minta titipin ke eyangnya saja," ujar UP.

Selama dirawat oleh ibunya, DA dianggap terlalu dimanja. Sehingga UP menerapkan sikap tegas terhadap DA, berbeda dengan perlakuan dia terhadap keempat anak lain yang perempuan.

Namun dia membantah semua tuduhan bahwa dia menelantarkan, tidak memperbolehkan anaknya pulang, bahkan sampai tidak memberikan makan.

Berdasarkan ilmu budaya dasar terdapat bahasan tentang manusia dan tanggung jawab.
Pada hakikatnya manusia masing-masing memiliki hak dan kewajiban, dimana hak akan terpenuhi dan harus berada dalam konteks yang sesuai dengan hukum yang ada, begitu juga dengan kewajiban. Kewajiban harus dilaksanakan sesuai dengan hukum yang berlaku, kewajiban kita juga termasuk pertanggungjawaban kita atas apa yang telah kita lakukan. Oleh karena itu apapun yang dilakukan manusia baik itu dalam mendapatkan haknya atau pun menunaikan kewajibannya harus dapat di pertanggung jawabkan. 
Seperti pada kasus penelantaran anak tersebut, orang tua seharusnya memiliki kewajiban untuk bertanggung jawab terhadap anak-anaknya, UP dan istrinya dianggap tidak bertanggung jawab terhadap anak-anak mereka. Atas tindakan mereka tersebut mereka dijerat undang-undang Dugaan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 77 B Jo Pasal 76 B dan Pasal 80 Jo Pasal 76 C Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Ancaman hukuman dari pasal berlapis ini di atas lima tahun penjara.

Semoga kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi. Amin.


Sumber:
http://www.tribunnews.com/nasional/2015/05/18/pasutri-yang-telantarkan-anak-di-cibubur-kerap-isap-sabu-di-rumah

Pancasila


Seluruh warga negara Indonesia pasti tahu istilah yang satu ini:
"Pancasila"
Kedudukan Pancasila yaitu sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup, Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia, dan Pancasila juga sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia.

Yang mau saya bahas di postingan saya kali ini yaitu Pancasila dengan kedudukannya sebagai pandangan hidup bangsa.

Sebelum itu kita harus tahu dulu, pandangan hidup itu apa sih?
Menurut KBBI, pandangan hidup dapat diartikan sebagai konsep yg dimiliki seseorang atau golongan dalam masyarakat yg bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini. 

Pancasila sering disebut way of life, berarti pancasila menjadi petunjuk arah seluruh kegiatan dalam berbagai bidang kehidupan guna mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia berfungsi sebagai norma, pegangan hidup, pedoman hidup dan petunjuk arah bagi semua kegiatan hidup dan penghidupan bangsa Indonesia dalam berbagal aspek kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Dengan demikian berarti bahwa semua sikap dan perilaku setiap manusia Indonesia haruslah dijiwai dan merupakan pancaran pengamalan sila-sila Pancasila.

Berdasarkan ilmu budaya dasar, terdapat bahasan manusia dan pandangan hidup. Setiap manusia pasti memiliki pandangan hidupnya masing-masing. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena menentukan masa depan seseorang. 
Pandangan hidup itu tidak timbul seketika atau hanya dalam waktu yang singkat saja, melainkan  melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, harus dapat diterima oleh akal sehingga hasil dari pemikiran itu dapat diuji kenyataannya dan diakui kebenarannya.
Begitu juga dengan ditetapkannya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, yang memiliki sejarah yang cukup panjang mulai dari gagasan-gagasan asal mula Pancasila sampai dengan nama Pancasila itu sendiri. Dan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tentu saja dipilih dengan mencocokkannya dengan kepribadian bangsa Indonesia itu sendiri.


Sumber:
http://www.pusakaindonesia.org/inilah-5-kedudukan-pancasila-bagi-bangsa-indonesia/
http://kbbi.web.id/pandang

Jumat, 01 Mei 2015

Eksekusi Mati

Belakangan ini, eksekusi mati terpidana kasus narkoba jadi topik perbicangan hangat di bidang hukum.

Pada Rabu dinihari tanggal 29 April 2015, pada putaran kedua eksekusi mati delapan terpidana narkoba menjalani eksekusi mati di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Selain duo Bali Nine (Andrew Chan dan Myuran Sukumaran), enam terpidana mati lainnya yang dieksekusi adalah Martin Anderson; Sylvester Obiekwe Nwolise; Okwudili Oyatanze; dan Raheem Agbaje dari Nigeria, Rodrigo Gularte dari Brasil; serta Zainal Abidin, warga negara Indonesia.

Sebelum mereka dieksekusi, sebagian dari mereka sempat menyanyikan lagu Amazing Grace kata Pastor Karina de Vega. Kemudian lima belas menit sebelum tengah malam, keluarga korban menyalakan lilin sambil menyaksikan iring-iringan kendaraan yang membawa para narapidana ke lokasi eksekusi. Salah seorang dari keluarga membacakan doa. Tak lama kemudian, mereka mendengar suara tembakan keras. Suasana berubah menjadi histeris. Penasihat spiritual berusaha menenangkan keluarga.

Namun, diantara 9 terpidana yang seharusnya di eksekusi mati pada hari itu, ada satu orang terpidana bernama Mary Jane Veloso yang eksekusinya masih di tunda sampai saat ini.
Mary Jane ditangkap di bandara Yogyakarta lima tahun lalu, setelah kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin. Dia mengklaim narkoba tersebut dijahitkan di dalam kopernya tanpa sepengetahuan dirinya. Eksekusi Mary Jane ditunda karena adanya permintaan pemerintah Filipina menyusul adanya keterangan dari seseorang menyerahkan diri di negara tersebut dan mengklaim Mary Jane Veloso hanya sebagai kurir narkoba. Pemerintah Indonesia menganggap perlu bagi Mary Jane Veloso untuk memberikan kesaksian dalam persidangan di Filipina.

Indonesia sebagai negara keempat dengan hukuman tentang narkoba terberat di dunia, Indonesia menggunakan regu tembak untuk hukuman maksimum dan menggunakan hukuman mati bagi pengedar narkoba. Jika orang tersebut terbukti menjadi pengguna narkoba, dia bisa dipenjara selama 10-15 tahun. Memang, Indonesia merupakan salah satu negara yang menerapkan hukum anti - narkoba yang serius dan sulit. Berikut ini UU yang mengatur tentang narkoba (klik).

Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa Indonesia sudah mengalami darurat narkoba, di mana 18.000 orang meninggal dunia setiap tahun akibat narkoba ini, sementara puluhan ribu lainnya menderita di pusat-pusat rehabilitasi.

Berdasarkan ilmu budaya dasar, terdapat bahasan tentang manusia dan keadilan. Kasus diatas bisa kita masukan dalam bahasan ini.
Eksekusi mati harus tetap dilaksanakan meskipun sebelum eksekusi itu dijalankan muncul protes dari masyarakat internasional dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah Australia, yang sejak awal meminta pembatalan eksekusi hukuman mati, memperingatkan akan ada konsekuensi dari eksekusi ini. Namun, pada akhirnya pemerintah Indonesia mengambil keputusan yang tepat untuk tetap melakukan eksekusi mati terhadap para terpidana tersebut.

Keadilan harus tetap ditegakkan apapun konsekuensinya. Sebagai masyarakat awam kita hanya dapat menunggu dan melihat bagaimana kelanjutan dari kasus hukum Mary Jane dan kasus hukum lain di negera kita.

Sumber:
http://www.tempo.co/read/news/2015/04/29/063661986/Eksekusi-Mati-Para-Terpidana-Bernyanyi-Saat-Ditembak
http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/04/150428_eksekusi_pelaksanaan
http://news.detik.com/read/2015/05/01/161722/2903492/1148/eksekusi-mary-jane-ditunda-keluarganya-malah-kritik-pemerintah-filipina
http://pekanbaru.tribunnews.com/2015/01/19/indonesia-negara-keempat-hukum-narkoba-terberat-di-dunia?page=2

Gempa Nepal

Lagi-lagi dunia berduka

Kali ini bersumber dari Nepal. Gempa dahsyat 7,9 SR mengguncang Nepal, India, Tiongkok dan Bangladesh pada hari Sabtu, 25 April 2015 pukul 11.56 NST.

Pusat gempa Nepal ini berada pada kedalam 15 km, di kategorikan sebagai gempa dangkal. Aktivitas gempa mengakibatkan goncangan kuat. Goncangan pada gempa Nepal kali ini mencapai skala 9 MMI (Modified Mercalli Intensity) menyatakan goncangan gempa dari skala 1 hingga 12. Dengan skala 9, gempa tersebut mengakibatkan goncangan sangat keras yang dapat menghancurkan bangungan yang dibangun tanpa kaidah rekayasa yang baik.


Capture di atas merupakan hasil searching saya di google tentang gempa di Nepal. Kesan pertama saya waktu pertama kali lihat pastinya kasihan banget, miris juga liatnya, masih nggak bisa kebayang kalo saya sendiri yang ngerasain kayak gitu gimana.
Dalam Ilmu Budaya Dasar, ada bahasan tentang manusia dan penderitaan. Menurut saya bahasan tentang gempa di Nepal ini topik yang paling pas saat ini untuk di masukan dalam bahasan tersebut.


Ada bayi yang baru berusia 4 bulan yang selamat, bayi tersebut di selamatkan 22 jam setelah gempa tersebut mengguncang kota Kathmandu.
Bayi tersebut menangis ditengah reruntuhan bangunan sehingga suaranya terdengar oleh tim penyelamat, dan kemudian dapat diselamatkan. Bayi tersebut sekarang sudah berada di bawah penanganan dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya cedera yang di alami bayi tersebut.

Foto seorang bayi yang diselamatkan tersebut merupakan foto yang paling miris menurut saya diantara foto-foto lain di google. Masih nggak bisa saya bayangin bayi yang baru lahir ke dunia 4 bulan, yang belom bisa ngomong udah harus ngerasain penderitaan kejebak nggak bisa gerak dibawah runtuhan gedung-gedung yang beratnya nggak usah ditanya deh udah pasti berat banget. Bayi usia 4 bulan tulang kepalanya aja masih lunak gitu, nggak kebayang pokoknya bayi sekecil itu udah harus mengalami musibah yang cukup dahsyat kayak gitu. Masih banyak korban-korban lain yang buat hati kita tergerak kalau melihatnya, kebanyakan dari mereka pasti kehilangan rumah, harta benda, dan juga keluarga.

Kembali lagi masalah korban gempa di Nepal, gempa ini merupakan gempa terbesar di Nepal setelah tahun 1934. Berita terupdate yang saya baca di internet bilang korban meninggalnya sudah lebih dari 6000 orang, lebih dari 10.000 orang luka-luka dan masih banyak juga orang yang belum di temukan. Namun disayangkan, Kekurangan air dan bahan makanan di ibu kota Nepal mengakibatkan ribuan pegawai terpaksa balik ke desa-desa mereka. Sedangkan kurangnya bis dan distribusi bantuan yang lambat menyebabkan perseteruan antara pendemo dan polisi.

Bantuan pun berdatangan, Indonesia sendiri lewat Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan bantuan dengan total 4 ton, bantuan kemanusiaan dari Indonesia juga dikirim dalam dua tahap, tahap pertama dikirim pada Rabu (29/4/2015) dan tahap kedua pada Jumat (1/5/2015).

Bagi semuanya yang membaca postingan saya ini, ayo sama-sama kirimkan doa kepada saudara-saudara satu dunia kita yang terkena gempa di Nepal dan semua yang mendapat musibah agar mereka semua diberikan ketabahan dalam menjalani cobaan ini, dan semoga keadaan dapat lebih cepat membaik dari sekarang ini , amin.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Nepal_2015
http://www.dream.co.id/news/suara-tangisan-selamatkan-bayi-4-bulan-dari-gempa-nepal-150429i.html
https://www.google.com/search?q=gempa+nepal&newwindow=1&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=A5JDVdfZEsaeugS9t4CgCw&ved=0CAgQ_AUoAg&biw=1366&bih=657
http://news.detik.com/read/2015/05/01/090723/2903164/934/kawasan-dekat-pusat-gempa-nepal-rusak-parah
http://sains.kompas.com/read/2015/04/26/15264441/Gempa.Nepal.Mengapa.Bisa.Begitu.Mematikan.


Indah = ?

Saya setuju tuh kalo orang pada bilang cowok kalo ngeliat cewek dari fisiknya dulu, emang iya sih tapi bukan cuma cowok aja cewek juga gitu, lebih tepatnya lagi semua orang pasti gitu.

Secara fisik manusia kan punya 5 indera, indera penglihatan (mata), indera penciuman (hidung), indera pendengaran (telinga), indera pengecap (lidah) dan indera peraba (kulit).
Diantara 5 indera itu mata itu salah satu yang nangkep sesuatu duluan menurut saya, jadi memang dari sananya manusia itu langsung nilai apa yang baru mereka lihat baru selanjutnya nilai dari segi lain. Iya gak sih?

Ngomongin soal penilain kita terhadap sesuatu yang kita lihat, kita nilainya berdasarkan indah atau nggaknya kan ya biasanya.




Tiga gambar diatas merupakan foto dari kantor google yang ada di Jakarta.
Gimana pendapat kalian pas lihat foto itu? keren kan. Saya kalo ditanya pasti jawabnya gitu, kantor google emang keren banget, dia juga belum lama ini baru renovasi. Selain arsitektur yang unik dengan mengusung tema yang Indonesia banget yaitu batik, fasilitas-fasilitas lengkap (kantin&camilan gratis, area main games, ruang diskusi yang unik, dll), juga penamaan ruangannya dibuat unik dengan istilah bahasa Indonesia tentunya. Kebayang dong enaknya kalo kerja disana? enak banget pasti.

Dari semua yang tersedia di kantor google itu kalau disatuin itu sih jadi suatu paket keindahan yang enak dilihat tapi juga nyaman dijalanin pastinya.

Indah gak berarti harus mahal, gak berarti harus branded. Indah itu tergantung gimana kita lihatnya.
Berdasarkan ilmu budaya dasar, terdapat bahasan tentang manusia dan keindahan, manusia kan gitu gak bisa jauh-jauh dari yang namanya keindahan, emang dari sananya gitu kali ya kalo udah indah itu biasanya bikin kita nyaman juga, tapi balik lagi gak selalu semua yang indah bisa buat kitanya nyaman juga.

Sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2013/11/28/1018222/melihat.kerennya.kantor.google.indonesia

Jumat, 24 April 2015

Memberi Uang Pada Pengemis

Kalo ketemu pengemis meminta-minta uang dijalan, apa yang kalian lakuin? kasih atau nggak?
Sebagian pasti ada yang ngasih sebagian ada yang nggak.

Sedikit bahas soal hukum sedekah (pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara suka rela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu) menurut islam. Firman Allah SWT dalam QS.An-nisaa[4]:114 yang artinya :
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhoan Allah, maka kelak kami akan memberi kepadaya pahala yang besar.”
Nggak ada dalam sejarah di dunia ini ada orang yang miskin karna bersedekah. Justru dengan bersedekah rezekinya akan terus bertambah dan semakin berkah.

Memberi pengemis itu = memberi sedekah kan, terus kenapa dong sama pemerintah dibuat peraturan nggak boleh memberi uang ke pengemis?

Di kehidupan sehari-hari pengemis itu nyatanya telah diorganisir dengan berbagai modus, oleh karena itu mengemis ditetapkan menjadi tindak pidana, begitu juga yang memberi pada pengemis tersebut. Di dalam Pasal 40 Perda DKI 8/2007 diatur mengenai larangan untuk mengemis, dan juga melarang orang memberi uang atau barang kepada pengemis.

Didalam islam pun juga diatur orang-orang yang bagaimana saja yang berhak menerima sedekah dan orang-orang yang bagaimana yang tidak berhak menerima sedekah karna mereka masih mampu untuk bekerja. Sesungguhnya mengemis itu bukan merupakan hal yang dimuliakan.

"Tangan di atas lebih baik dari tangan dibawah"

Berdasarkan ilmu budaya dasar, terdapat materi tentang manusia dan cinta kasih. Dari bahasan diatas, kita dapat mengaitkannya dengan hubungan manusia dengan sesama manusia.
Sebagai sesama manusia yang merupakan makhluk sosial kita sudah seharusnya saling membantu, karena tanpa bantuan orang lain kita tidak akan mampu melakukan apapun.
Sebagai manusia kita juga punya rasa simpati, yang membuat hati kita tergerak ketika melihat pengemis dijalan contohnya, tetapi jika dilihat berdasarkan teori yang dijelaskan diatas pasti muncul pro dan kontra di masyarakat. Jadi, ada baiknya jika rasa simpati itu di pilih-pilih dulu, baru selanjutnya terserah kita mau memberi ke pengemis tersebut atau tidak. 

Sumber:
http://indriyulia.blogspot.com/2014/04/hukum-memberi-sedekah-kepada-pengemis.html
http://indriyulia.blogspot.com/2014/04/hukum-memberi-sedekah-kepada-pengemis.html

Si Pitung

Dari judulnya "Si Pitung" kita pasti udah gak asing lagi, entah itu tau ceritanya atau cuma sekedar pernah dengar aja.

Prosa merupakan salah satu karya sastra Indonesia. Prosa itu macamnya banyak, salah satunya hikayat. Hikayat itu adalah cerita kehidupan orang gitu misalnya para dewi, peri, pangeran, putri kerajaan, raja-raja, dll yang memiliki kesaktian dan kekuatan luar biasa, walaupun kesaktian itu terkadang kurang masuk akal. Si Pitung merupakan salah satu contoh dari hikayat tersebut.

Berikut ini kisah Si Pitung


Suatu sore, Pak Piun dan Bu Pinah sedang duduk di balai-balai bambu. Beberapa hari lagi  Bu Pinah akan melahirkan, Pak Piun bahagia, sambil menggumamkan doa. Padi yang baru saja dipanen dirampas oleh centeng-centeng Babah Liem. Babah Liem adalah tuan tanah yang ada di kampung Rawabelong, dia mengangkat centeng-centeng dari pribumi untuk menagih pajak yang digunakan untuk membayar ke Belanda. Bu Pinah pun melahirkan anaknya dan diberi nama Pitung. Si Pitung terdidik menjadi anak yang sopan, suka menolong dan sholeh. Si Pitung belajar agama dan silat pada Haji Naipin. Haji Naipin mencurahkan semua ilmunya kepada Pitung, bahkan ia diberi ilmu pancasona, yaitu ilmu kebal senjata, ilmu itu digunakan untuk membela dari kezaliman.
        Suatu ketika Pitung melihat kesewenangan centeng-centeng Babah Liem terhadap tetangganya. Pitung ingin menolong, tetapi dilarang oleh ibunya. Di hari lain Pitung melihat kejadian itu lagi, Pitungpun melawan mereka, akhirnya Pitung dapat mengalahkan mereka. Suatu hari Pak Piun menyuruh Pitung menjual kambing ke pasar. Ternyata, si Pitung dibuntuti oleh seorang centeng. Centeng mengawasi ketika Pitung mengantongi uang di saku. Pitung singgah di mushola, ketika ia melepas baju untuk mandi dan berwudhu, uang tersebut diambil oleh centeng. Di rumah ia dimarahi oleh ayahnya, dan Pitung kembali ke pasar untuk mencari orang itu dan menemukannya sedang berkumpul dengan teman-temanya di warung kopi. Pitung datang dan menghardik mereka. Mereka marah dan menyerang Pitung, namun pada akhirnya mereka kalah.
       Pitung memutuskan untuk membela rakyat jelata dan membentuk kelompok untuk merampok harta orang kaya yang akan dibagikan kepada orang yang kekurangan. Orang-orang kaya pun tidak tentram. Schout Heyne, Kontrolir Kebayoran, memerintah untuk mencari tahu keberadaan Pitung. Pitung pun berpindah-pindah tempat. Sampai akhirnya mereka terjebak dan tertangkap. Pitung meloloskan diri melalui genteng penjara. Schout memerintah untuk menangkap Pak Piun dan Haji Naipin, mereka dibui karena tidak mau mengatakan keberadaan Pitung. Pitung mendengar ayahnya dan gurunya dibui, lalu Pitung menyerahkan diri. Pitung tetap tidak akan menyerah, walaupun ia sudah tertangkap. Hal ini menyebabkan Schout Heyne marah bersiap menembak Pitung dan Pitungpun roboh bersimbah darah.
        Pitung dimakamkan beberapa hari kemudian, banyak rakyat yang mengiringi jenazah. Beberapa bulan kemudian Schout Heyne dipecat dari jabatan Kontrolilr Kebayoran karena ia telah menembak orang yang tidak melawan saat ditangkap.


Berdasarkan cerita tersebut dapat diambil banyak amanat dari segi konsepsi ilmu budaya dasar. Diantaranya yaitu:
  1. Si Pitung digambarkan merupakan manusia yang berkeyakinan teguh, dia yakin bahwa suatu saat nanti dia akan dapat melawan ketidakadilan
  2. Si Pitung digambarkan memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap sesama
  3. Si Pitung digambarkan mencoba menegakkan keadilan
  4. Si Pitung digambarkan sebagai manusia yang suka menolong, shaleh dan sopan. 

Sumber:
http://www.gudangnews.info/2012/05/ringkasan-dan-analisis-epos-cerita.html 
http://id.wikipedia.org/wiki/Prosa

Dance alias tarian

Apa sih yang pertama dipikirin begitu disebut kata itu?
Pasti langsung kepikiran gerakannya dan jenis tariannya.

Ngomongin soal dance alias tarian, kayaknya nggak ada rasanya manusia yang bener-bener nggak suka sama tari. Walaupun nggak suka, minimal ya pernah liat kali ya.
Ayo berteori dikit. Nih ya otak manusia aja yang bagian sebelah kanan kan otak buat seni, nah tarian juga termasuk di dalam seni tuh, jadi walaupun nggak suka tapi pasti orang itu diem-diem juga pernah berdecak kagum sama tarian atau seni itu biarpun cuma dalam hati. Secara gak langsung itu mah udah suka namanya cuma orangnya aja yang kurang tertarik mungkin.

Saya sendiri kalo ditanya suka tari apa nggak jawabannya udah pasti iya. Saya tipe manusia yang sangat menyukai tarian dengan ngeliatin. Ngeliat orang nari itu enak banget menurut saya, mau itu breakdance, tari tradisional atau ala-ala korea yang udah berhasil buat "korean wave" di dunia termasuk juga di Indonesia.

Sedikit ngomongin soal "Korean wave" atau "Hallyu" atau globalisasi budaya korea. Semua itu awalnya karna presiden Korea tahun 1994 yaitu Kim Young-sam mendeklarasikan globalisasi sebagai visi nasional dan sasaran strategi pembangunan. Mulai dari situ budaya Korea berkembang luas di dunia sampai sekarang.

Nah kalo Indonesia kan budayanya lebih banyak tuh terus gimana?
Wih Indonesia mah banyak banget budayanya, budaya seni juga salah satunya. Dari yang saya baca di web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan disitu semua dijelasin kalo kemendikbud sedang berusaha membangun citra Indonesia di negara lain salah satunya dengan kebudayaan. Kemendikbud memfasilitasi pelaku kebudayaan. Sebenernya budaya Indonesia juga udah go international kok, terbukti dari udah banyak pelaku seni Indonesia yang di undang tampil diluar negeri.

Balik lagi ke masalah tarian atau dance yang dibahas di awal.
Untuk soal praktek nari, kalo saya ditanya, saya suka nari tradisional. Suka bukan berarti pinter ya, saya cuma belajar beberapa tarian dari mulai saya sd. Bukannya sok cinta Indonesia banget saya juga suka kok liat breakdance sama dance ala-ala korea gitu, tapi menurut saya tari tradisional itu emang enak buat dipraktekinnya, ada detail-detail yang khas gitu yang harus di perhatiin contohnya kayak tari saman. Selama nari saman dari awal sampai akhir banyak banget detailnya yang kalo salah ya keliatan banget soalnya narinya bareng-bareng dengan gerakan yang sama.

Setiap orang punya selera yang beda lah pasti soal tarian atau sebut aja seni, cuma sebagai warga negara yang baik ada bagusnya kalo kita tetep suka sama budaya sendiri kan. Gak papa sih suka sama tari luar tapi paling nggak budaya sendirinya juga jangan dilupain.
Karna pada dasarnya balik lagi, kita, sebagai manusia ya memang secara langsung atau gak langsung pasti berhubungan dengan kebudayaan.
Jadi, sebagai manusia ayo kita sama-sama lebih mencintai lagi budaya kita sendiri dan juga tetap menghargai budaya bangsa lain.