Jumat, 01 Mei 2015

Gempa Nepal

Lagi-lagi dunia berduka

Kali ini bersumber dari Nepal. Gempa dahsyat 7,9 SR mengguncang Nepal, India, Tiongkok dan Bangladesh pada hari Sabtu, 25 April 2015 pukul 11.56 NST.

Pusat gempa Nepal ini berada pada kedalam 15 km, di kategorikan sebagai gempa dangkal. Aktivitas gempa mengakibatkan goncangan kuat. Goncangan pada gempa Nepal kali ini mencapai skala 9 MMI (Modified Mercalli Intensity) menyatakan goncangan gempa dari skala 1 hingga 12. Dengan skala 9, gempa tersebut mengakibatkan goncangan sangat keras yang dapat menghancurkan bangungan yang dibangun tanpa kaidah rekayasa yang baik.


Capture di atas merupakan hasil searching saya di google tentang gempa di Nepal. Kesan pertama saya waktu pertama kali lihat pastinya kasihan banget, miris juga liatnya, masih nggak bisa kebayang kalo saya sendiri yang ngerasain kayak gitu gimana.
Dalam Ilmu Budaya Dasar, ada bahasan tentang manusia dan penderitaan. Menurut saya bahasan tentang gempa di Nepal ini topik yang paling pas saat ini untuk di masukan dalam bahasan tersebut.


Ada bayi yang baru berusia 4 bulan yang selamat, bayi tersebut di selamatkan 22 jam setelah gempa tersebut mengguncang kota Kathmandu.
Bayi tersebut menangis ditengah reruntuhan bangunan sehingga suaranya terdengar oleh tim penyelamat, dan kemudian dapat diselamatkan. Bayi tersebut sekarang sudah berada di bawah penanganan dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya cedera yang di alami bayi tersebut.

Foto seorang bayi yang diselamatkan tersebut merupakan foto yang paling miris menurut saya diantara foto-foto lain di google. Masih nggak bisa saya bayangin bayi yang baru lahir ke dunia 4 bulan, yang belom bisa ngomong udah harus ngerasain penderitaan kejebak nggak bisa gerak dibawah runtuhan gedung-gedung yang beratnya nggak usah ditanya deh udah pasti berat banget. Bayi usia 4 bulan tulang kepalanya aja masih lunak gitu, nggak kebayang pokoknya bayi sekecil itu udah harus mengalami musibah yang cukup dahsyat kayak gitu. Masih banyak korban-korban lain yang buat hati kita tergerak kalau melihatnya, kebanyakan dari mereka pasti kehilangan rumah, harta benda, dan juga keluarga.

Kembali lagi masalah korban gempa di Nepal, gempa ini merupakan gempa terbesar di Nepal setelah tahun 1934. Berita terupdate yang saya baca di internet bilang korban meninggalnya sudah lebih dari 6000 orang, lebih dari 10.000 orang luka-luka dan masih banyak juga orang yang belum di temukan. Namun disayangkan, Kekurangan air dan bahan makanan di ibu kota Nepal mengakibatkan ribuan pegawai terpaksa balik ke desa-desa mereka. Sedangkan kurangnya bis dan distribusi bantuan yang lambat menyebabkan perseteruan antara pendemo dan polisi.

Bantuan pun berdatangan, Indonesia sendiri lewat Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan bantuan dengan total 4 ton, bantuan kemanusiaan dari Indonesia juga dikirim dalam dua tahap, tahap pertama dikirim pada Rabu (29/4/2015) dan tahap kedua pada Jumat (1/5/2015).

Bagi semuanya yang membaca postingan saya ini, ayo sama-sama kirimkan doa kepada saudara-saudara satu dunia kita yang terkena gempa di Nepal dan semua yang mendapat musibah agar mereka semua diberikan ketabahan dalam menjalani cobaan ini, dan semoga keadaan dapat lebih cepat membaik dari sekarang ini , amin.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Nepal_2015
http://www.dream.co.id/news/suara-tangisan-selamatkan-bayi-4-bulan-dari-gempa-nepal-150429i.html
https://www.google.com/search?q=gempa+nepal&newwindow=1&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=A5JDVdfZEsaeugS9t4CgCw&ved=0CAgQ_AUoAg&biw=1366&bih=657
http://news.detik.com/read/2015/05/01/090723/2903164/934/kawasan-dekat-pusat-gempa-nepal-rusak-parah
http://sains.kompas.com/read/2015/04/26/15264441/Gempa.Nepal.Mengapa.Bisa.Begitu.Mematikan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar